Kamis, 09 Maret 2017

Kakek Sendirian dari Surabaya ke Sabang Naik Motor Peninggalan Sekutu untuk Serang NAZI Jerman


usianya sudah 68 tahun, dengan sepeda motor Harley Davidson WLA lebih tua dari usianya, buatan tahun 1942, dia “mengaspal” sendirian dari Surabaya, Jawa Timur menuju O Km, Sabang, Aceh.

Sabtu tengah hari (4/3/17), Askan tiba di Pelabuhan Bakauheni. Dari pintu gerbang Pulau Sumatera, kakek kelahiran 20 November 1949, menyelusuri Jalan Lintas Timur Sumatera.



Di Lampung Timur, jelang sore hari, pensiunan Bank Jatim ini memutuskan istirahat sejenak di rumah Lie Herley Sbw dari MACI Lampung. Matanya tak memungkinkan lagi jalan malam

Kakek yang tergabung dalam klub sepeda motor VHDEI 125 Independen Arek Bambu Runcing (ABR) Surabaya ini lalu bermalam di Hotel Tirta Kencana, Simpang Sribhawono, Lampung Timur.



MACI Lampung dari Kota Bandar Lampung dan Kota Metro merapat ke penginapannya. Banyak cerita dan hikmah yang dipetik oleh anak-anak muda yang tergabung dalam Motor Antique Club Indonesia (MACI) Lampung.

“Salute, beliau berjiwa muda dan sangat bersahaja,” kata Lie, anak muda yang baru bergabung dalam keluarga MACI Lampung. Dia juga tertib berlalu lintas.Sepeda motor tuanya selalu bayar pajak, kata Lie yang pernah naik BSA sedirian ke Jogja.

Banyak kisah suka dan duka perjalanannya dari Surabaya tanggal 28 Februari lalu hingga sampai ke Lampung. “Wah, sungguh luar biasa, saya terjebak macet di Kemang, Jakarta,” ujarnya.

UPHOTO_20170305_131734¹0

Harley Davidson WLA berkapasitas 750 CC, lumayan berat saat diam atau pada saat terjebak macet. Apalagi usia Askan yang sudah tidak muda lagi. Hanya kesabaran yang membuatnya pelan-pelan menyelusuri tujuannya, kata Lie yang tahun lalu naik BSA ke Jogjakarta.

Sepeda motor yang usianya lebih tua dari Askan diproduksi Amerika pada tahun 1942 khusus untuk menaklukan NAZI Jerman. Ada kotak peluru dan sarung senjata api laras panjang di sisi roda depan.

Setelah menekuklutut Rezim Hitler, sepeda motor tersebut dikirim Sekutu untuk Agresi Militer paska-Kemerdekaan RI ke Indonesia. Sejak itu, sepeda motor ini ada di Indonesia dan salah satunya sedang disemplak Askan.



Askan merawat Bakonya, sebutan motor itu di kalangan penggemar sepeda motor klasik, seperti apa adanya sejak puluhan lalu. Beliau juga rajin membayar pajak sepeda motor Rp90 ribu setiap tahun.

Selain mengoleksi Harley Davidson WLA 1942, Askan juga menyimpan sepeda motor relatif muda, Harley Davidson Dyna. Sebagai teman motor warisan perang, kakek ini juga mengoleksi Jeep Willys yang juga sisa PD II.

Wawan Waspi Wawe, pemilik Harley Davidson WLA buatan 1942 juga, anggota MACI Lampung dari Bandar Lampung, ikut menyambut sesepuh penggemar sepeda motor dari Surabaya itu.

Sesepuh sepeda motor serupa dari Bandung, Saulus D.Coil Lacaden, mendoakan seniornya selamat sampai tujuan dan kembali dengan aman ke Surabaya.

Askan melanjutkan perjalanannya dari Lampung Minggu (5/3/17), pukul 08.00. Dia menyusuri Jalan Lintas Timur Sumatera dan akan bermalam di Palembang, Sumatera Selatan.
luar biasa bro dan sis.. ayo ke Nol kilometer... hehehe salam dari bantaeng bro kakek

Senin, 06 Februari 2017

Ride For Peace.. Biker indonesia untuk dunia


Siapa yang tidak mengenal sosok Kang JJ? Pria bernama lengkap Jeffrey Polnaja asal Bandung ini menjadi orang Indonesia pertama yang tercatat pada situs Wikipedia sebagai orang terjauh yang menjelajahi dunia dengan menggunakan sepeda motor seorang diri.

Kang JJ, The Wind Rider terinspirasi mengelilingi dunia setelah peristiwa serangan teror terhadap menara kembar World Trade Center (WTC), New York City, AS, pada 11 September 2001 silam. Kemudian ia memutuskan untuk berpetualang membawa misi perdamaian bertema “Ride For Peace”.

Kang JJ pertama kali menjelajahi dunia membawa nama Indonesia menggunakan sepeda motornya pada April 2006 dengan melintasi kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Pada tahun 2012, ia sempat kembali ke Indonesia dan melanjutkan perjalanannya dari Belgia menuju Siberia, kemudian menyeberang ke Amerika menuju Alaska dan ujung selatan Amerika Selatan.

Perjalanan yang ia tempuh tentu tidak selalu berjalan mulus. Pria berusia 54 tahun ini pernah bertemu dengan tiga milisi remaja yang menodongkan senjata saat melintasi hutan di Laos. Ia pun pernah diberondong di Afghanistan, serta sempat mengalami kecelakaan akibat bertabrakan dengan truk kontainer di Khazakstan. Bahkan, motor yang ia kendarai sempat dicuri di Belanda yang kemudian mengharuskan perjalanannya terhenti sesaat. Namun, dari semua kejadian nahas itu tidak lantas membuatnya hilang semangat.

Perjalanan penjelajahan “Ride For Peace” ini seluruhnya telah menempuh jarak sejauh 420.000 km yang diselesaikan dalam waktu 2.163 hari. Terdiri dari 951 hari pada misi “Ride For Peace” yang pertama tahun 2006-2008 dan 1.212 hari pada “Ride For Peace” yang kedua di tahun 2012-2015.

Setahun berselang, Kang JJ kembali melakukan sebuah perjalanan petualangan bertajuk “Tropical Vagabond Ride” di dataran Himalaya. Perjalanan selama 10 hari ini dimulai pada 1 September 2016, lalu mengunjungi tempat-tempat seperti Khardung La di ketinggian 5.606 mdpl, dan Panggong lake yang merupakan salah satu dari ketiga danau tertinggi di dunia dengan ketinggian 4.350 mdpl. Berbeda dengan sebelumnya, pada perjalanan petualangan kali ini ia ditemani seorang partner bernama Mulyo Widodo, yang juga merupakan adventure rider dan menunggangi sepeda motor dengan kapasitas sepertiga lebih kecil dari motor yang ia gunakan pada misi “Ride For Peace” sebelumnya.

“Jangan pernah takut untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita kita! Karena seberat apapaun kesulitan yang menghadang, tetap yakin dan berserah diri pada Yang Kuasa, yakin bahwa kita mampu melewatinya!” ~Jeffrey Polnaja.

Jumat, 26 Agustus 2016

Team adventure adalah seleksi dari beberapa club penggila touring.. dengan motto
"BEBAS DAN MERDEKA "  My Life My Adventure
Team turing asal butta toa bantaeng..
mereka orang lepas tidak terikat dengan aturan, tidak gentar tak terhalang dan
tidak menerima komando dari siapapun..!!!
nah itulah bedanya mereka dengan club atau komunitas motor lainya..
tidak ada struktruk dan jabatan di Team Adventure,,
Sekedar hobby dan Bersenang2 dalam artian positif brother...

Tunggu Kami dikotamu Brothers.. salam satu aspal satu Jalur

Senin, 29 Juni 2015

Jumat, 26 Juni 2015

Adventure Bantaeng mengunjungi All Bikers SeSultra

pada tanggal 25-30 april kembali team adventure bantaeng, melibas kota lulo sulawesi tenggara bersama para riders junior bantaeng.. dengan menempuh jarak 1.700 km dan melalui 3 provinsi.. selatan,tengah dan ke tenggara..




kali ini team adventure bantaeng mengunjungi all bikers tenggara, termasuk VAC All Chapter dan Askomtiblam Kendari







dokumentasi bersama Team Adventure Bantaeng dan junior Bersama bro uka KTC. ketua umum askomtiblan dan Ketua Kendari Thunder Club Dimabes Ktc kendari
agenda tahun depan road java dan bali,,, salam dari kami team adventure bantaeng..
motto : Hidupku Petualanganku.. Kami Bebas Dan Merdeka...!!!


Senin, 17 Februari 2014

TEAM ADVENTURE BANTAENG (DUTA BIKERS): ISTILAH TOURING DI DUNIA BIKERS/CLUB MOTOR DI INDO...

TEAM ADVENTURE BANTAENG (DUTA BIKERS): ISTILAH TOURING DI DUNIA BIKERS/CLUB MOTOR DI INDO...: CAPTAIN / ROAD CAPTAIN :  Ini dia orang yang bertanggung jawab penuh sebagai Kumenan dalam Touring...Dialah Pemimpin dalam ...

ISTILAH TOURING DI DUNIA BIKERS/CLUB MOTOR DI INDONESIA






CAPTAIN / ROAD CAPTAIN : 


Ini dia orang yang bertanggung jawab penuh sebagai Kumenan dalam Touring...Dialah Pemimpin dalam Touring karena apabila terjadi sesuatu maka Tugas Captain untuk menyelesaikan/memutuskan, misalnya : Ketika terjadi sesuatu di jalan Apakah Touring perlu dilanjutkan atau tidak atau yang menjadwalkan kapan pulang balik... tapi tentu saja anggota boleh memberi masukan dan argument...

FOREDER : 
Istilah ini kalau nggak salah berasal dari bahasa Kumpeni, tapi kemudian tetep dipake dengan bahasa sederhana "Foreder" dan kalau diartikan adalah pengawal,tetapi kalau dalam touring kita artikan sebagai pemimpin barisan, dia yang berada di depan barisan (kalau Captain sebagai pemimpin rombongan bisa berada di posisi mana saja, itulah hebatnya touring). Yang menjadi Foreder biasanya dipilih biker yang megerti jalan, bisa memimpin barisan dalam arti ahli mengatur kecepatan dalam perjalanan, mengatur formasi memberitahu kondisi jalan dengan kode tangan/kaki(karena dia yg paling depan) dia akan mengerti kapan kecepatan ditambah, dikurangi, berhenti, berbelok dll.

SWEEPER :
Kalau ini tugasnya nyapu-nyapu, dialah pengawal dalam barisan touring. Dalam sebuah rombongan touring, maka harus dipilih beberapa orang (tergantung jumlah rombongan, sebaiknya tiap 8-10 orang ada seorang sweeper) sebagai pengawal sekaligus pengaman rombongan, dia biasanya di posisi paling sebelah kanan rombongan tetapi bisa berada di depan, ditengah atau belakang rombongan, dialah yang mengatur kerapihan /kerapatan barisan dan mengingatkan / mempertegas perintah dari Foreder... orang yang dipilih biasanya yang mempunyai keahlian berkendara dengan sangat baik.

SAFETY OFFICER : 
Kalau dia posisinya sebagai pengaman jalur/jalan yang akan dilalui, misalnya kalau bertemu dengan simpangan atau juga menunjukkan arah yg harus diambil... kalau jumlahnya rombongan sedikit biasanya tugas ini dirangkap oleh Sweeper, Safety Officer ini biasanya dipilih yang paham jalan yang akan dilalui dan tujuan perjalanan..

TECHNICAL OFFICER : 
Dialah yang berperan sebagai payung dalam rombongan, biasanya kalau yang lain cuma bawa baju maka dia selain bawa baju juga bawa peralatan perbengkelan, memang sangat menyenangkan kalau dalam rombongan touring ada orang yang seperti ini ikut serta..

Selain itu ada juga istilah :

WING :
Wing ini seperti PIN, yang disematkan di jaket/rompi biasanya tertera tulisan even dan tanggal even, aturan pemberian wing mungkin berbeda beda tapi kalau nggak salah dalam aturan IMPI (CMIIW) seorang biker berhak mendapatkan wing apabila dia sudah melakukan sekali n perjalanan touring sejauh minimal 600 km atau telah melakukan touring sebanyak 5 kali.

WINGDAY :
Wingday ini biasanya diselenggarakan ketika ada acara besar beberapa komunitas menyelenggarakan hal tersebut ketika akan menyelenggarakan pergantian pengurus dll

FORMASI :
ini adakah susunan barisan dalam perjalanan touring.

KOPDAR :
Kopi Darat, ini istilah yang lazim digunakan untuk berkumpul di suatu tempat hanya untuk ngobrol ngalor ngidul, kadang dalam kopdar ini sering tercetus ide atau masukan ataupun bermacam informasi baik yang berkaitan dengan bisnis diantara peserta, rencana touring, dll