HOME

Sabtu, 01 Juni 2013

KUNJUNGAN BRO LUCKY PETIC DI BANTAENG DENGAN BALLO' ASLI KABUPATEN BANTAENG

kali ini kami akan mengupas sedikit tentang saudara kita bro karaeng lucky (sebutan bro leo)  


Mengawali perjalanan dari Pekan Baru, 13 Juni 2007 silam, banyak suka maupun duka yang ia alami.
Dari terjebak jalan berlumpur sepanjang 400 kilometer dalan penjalanan antara Merauke dengan Boven Digoel,
selama satu minggu, suami Ryan Yulmita ini bahkan pernah disandera oleh kelompok separatis Republik Maluku Selatan (RMS).
Dirinya bahkan bergabung dengan pekerja di Puncak Jaya Pura selama tiga minggu
maupun berjualan cendol demi modal melanjutkan perjalanan.

kunjungan pertama bro lucky dibantaeng
selama 3 hari di sekret STC CHAPTER
BANTAENG.
pada 27-02-2010
dan kami memperkenalkan tempat-tempat wisata dibantaeng termasuk kebun strowberry di loka dan permandian alam. kolam eremerasa.






kunjungan ke 2 kebantaeng kami bawa ke base champ team adventure bantaeng
dan base champ v-one chapter bantaeng..
"saya sangat senang bisa berkunjung dan bertemu riders motor bantaeng, ballo bantaeng juga hehehe"
tegas peturing bro lucky kepada team adventure bantaeng...













Petualang Bro Lucky patut diacungi jempol, dari sedikit cerita yang dia paparkan
pada saat dia bertemu orang-orang penting alias pejabat seperti Bapak nurdin abdullah (bupati kab.bantaeng)
dan banyak yang lainnya, yang memberikan apresiasi atas niat Bro Lucky untuk keliling Indonesia.
saat berada di bantaeng bro lucky menikmati makanan khas dari loka"  dan menikmati tegukan
ballo asli bantaeng .. glek..glek...glekkk...













tak terasa sudah bro lukcy dari club petic (pekanbaru tiger club)
bergentayangan di aspal dan lumpur indonesia .. 
dimana kabar terakhir menuju ke riau dan finish untuk indonesia, tersisa 4 kota lagi menuju riau
dengan sambutan hangat seorang lucky junior yang masih berumur 4 bulan..
luar biasa' dengan seribu jimat tergantung di motor... hahahahahahaaaa.....
salam satu aspal,satu jalur team adventure bantaeng.. bebas dan merdeka